Telaah Pustaka (II) : Sistem Pengenal Kata Sederhana (Si-PKS) Menggunakan Model Hidden Markov (Studi Kasus Dengan Sistem Pengolah Kata)

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan pertama yang merupakan tugas kuliah Metode Penelitian dan Telaah Pustaka. Seperti sebelumnya, kali inipun akan membahas Skripsi yang ada di http://iirc.ipb.ac.id/jspui/handle/123456789/2203. Skripsi tersebut merupakan karya dari Imanuel seorang mahasiswa Departemen Ilmu Komputer, IPB (Bogor Agricultural University) tahun 2004 .

Penelitian tersebut mempelajari metode pengenalan Hidden Markov Modelling (HMM), kamus fenom ARPAbet, dan variasi pengucapan kata yang berbeda yang digunakan pada Sistem Pengenal Kata Sederhana. Hal-hal tersebut sangat mempengaruhi terhadap akurasi sistem yang dibangun. Akurasi pengenalan diuji berdasarkan jumlah kata dalam kamus, jumlah kata yang dikenali, panjang fenom pembentuk kata, dan tingkat kesalahan penguji. Kesalahan meliputi insertion, deletion, dan substiution.

Tingkat keberhasilan pengenalan kata sangat dipengaruhi oleh jumlah kata yang terdapat di dalam Kamus. Semakin banyak kata yang terdapat didalam kamus, maka tingkat keberhasilannya akan semakin kecil. Selain jumlah kata dalam kamus, hal lain yang mempengaruhi tingkat keberhasilan adalah jumlah kata yang akan dikenali dan panjang fenom pembentuk kata.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s